Impulsive buying ditandai dengan ketidakmampuan individu dalam mengendalikan keinginan mendadak untuk membeli produk yang sering kali tidak memiliki urgensi atau kebutuhan nyata yang dapat menyebabkan konsekuensi negatif seperti pengeluaran berlebihan dan penyesalan setelah pembelian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kredibilitas influencer memiliki pengaruh terhadap impulsive buying skincare pada generasi Z di kota Makassar. Penelitian ini menggunakan teknik analisis ordinal. Responden dalam penelitian ini sebanyak 410 generasi Z yang diperoleh menggunakan teknik accidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara kredibilitas influencer (mean= 85,96 dan SD= 8,14) terhadap impulsive buying (mean= 65,83 dan SD= 15,64) pada generasi Z di kota Makassar (r= 0,199, p= 0,003 < 0,05) menunjukkan semakin tinggi skor kredibilitas influencer, maka semakin tinggi impulsive buying skincare pada generasi Z. Penelitian ini dapat menjadi acuan bagi generasi Z untuk lebih bijak dalam mengikuti rekomendasi influencer dan mengelola dorongan impulsive buying skincare, sehingga dapat mengurangi dampak negatif yang ditimbulkan.
Copyrights © 2025