Kajian mengenai perkembangan anak telah banyak dilakukan, namun masih terdapat kesulitan dalam memahami perbedaan teori-teori utama sehingga gambaran perkembangan menjadi kurang menyeluruh. Penelitian ini bertujuan menganalisis perbandingan teori perkembangan anak menurut Kohnstamm, Oswald Kroh, dan Jean Piaget dengan menyoroti persamaan serta perbedaannya. Metode penelitian yang digunakan bersifat kualitatif dengan pendekatan studi pustaka melalui penelaahan buku, jurnal, dan referensi relevan lainnya. Hasil kajian menunjukkan bahwa Kohnstamm membagi perkembangan menjadi lima tahap: vital (0–1,5 tahun), estetis (1,5–7 tahun), intelektual (7–14 tahun), sosial (14–21 tahun), dan matang (21 tahun ke atas). Oswald Kroh menekankan tiga tahap: masa awal (0–3 tahun), masa kanak-kanak dan sekolah (3–13 tahun), serta remaja (13 tahun ke atas). Jean Piaget berfokus pada perkembangan kognitif yang terdiri atas tahap sensori-motor (0–2 tahun), praoperasional (2–7 tahun), operasional konkret (7–11 tahun), dan operasional formal (11 tahun ke atas). Ketiga pandangan tersebut saling melengkapi dan memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai perkembangan anak. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pendidik dan orang tua dalam memahami karakteristik perkembangan anak sesuai tahapan usia
Copyrights © 2025