Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas orang tua anak berkebutuhan khusus (ABK) di Provinsi Lampung dalam memberikan pendampingan berbasis moderasi beragama. Penelitian menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) dengan tiga tahapan utama, yaitu (1) persiapan berupa identifikasi masalah dan perumusan tujuan, (2) pelaksanaan melalui pelatihan, pendampingan langsung, dan small group discussion (SGD), serta (3) refleksi partisipatif untuk mengevaluasi hasil dan merumuskan strategi perbaikan. Subjek penelitian melibatkan 50 orang tua ABK dari Kota Bandar Lampung, Kabupaten Lampung Selatan, dan Kabupaten Pesawaran. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman orang tua (40% menjadi 75%), akses informasi (20% menjadi 60%), jaringan dukungan (10% menjadi 55%), dan kepercayaan diri (25% menjadi 70%) dalam mendampingi ABK. Temuan ini menegaskan bahwa tahapan PAR mampu memperkuat motivasi, dukungan emosional, serta kapasitas orang tua dalam merawat anak. Implikasi penelitian menekankan perlunya intervensi holistik berbasis partisipasi aktif keluarga untuk memperkuat praktik pendampingan dan pendidikan moderasi beragama sejak usia dini.
Copyrights © 2025