Pemeliharaan (Maintenance) diartikan sebagai kegiatan memelihara suatu fasilitas dan mengadakan perbaikan atau penggantian komponen diperlukan supaya tetap bekerja sebagaimana mestinya. PT. XYZ salah satu bengkel lokomotif yang berada di kota Yogyakarta, Dimana dari seringnya mesin yang beroperasi pasti dibutuhkannya perawatan mesin pada Overhead Crane 36T AC. Sehingga perlu dilakukannya pencegahan dan meminimalisir dampak terjadi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tabel penilaian, dan studi literatur/kajian pustaka. Tahapan ini dilaksanakan melalui langkah perbaikan yang harusnya dilakukan serta mengarah pada kegiatan perawatan untuk meminimalisir kegagalan dari mesin berdasar analisis data yang didapatkan melalui pendekatan metode FMEA dan LTA. Berdasarkan hasil analisis pengolahan menggunakan FMEA didapatkan nilai RPN 5 part dari masing-masing failure cause paling tinggi yaitu: Baut dengan failure cause kurang maksimal dalam pengencangan, Motor Penggerak Roda dengan failure cause Bearing aus menimbulkan panas, Motor Penggerak Roda dengan failure cause Konslet, Kabel dengan failure cause Digigit Hewan, dan Carbon Brush dengan failure cause Faktor Usia. Sementara dengan metode LTA diketahui terdapat 6 kategori jenis safety problem, 5 kategori jenis outage problem, 1 kategori jenis economic problem, 5 kategori jenis hidden failure. Adapun upaya meminimalisir terjadinya risiko yang terjadi diuraikan dalam Federal OSHA 1910.179.
Copyrights © 2025