Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh variasi suhu dan waktu reaksi terhadap kualitas biodiesel dari minyak jelantah dengan menggunakan katalis asam sulfat (H₂SO₄). Evaluasi dilakukan dengan membandingkan hasil pengujian parameter fisik biodiesel terhadap standar mutu biodiesel SNI 7182:2015. Metode penelitian menggunakan eksperimen laboratorium dengan variasi suhu 50°C, 60°C, dan 70°C, serta waktu reaksi 60, 80, dan 100 menit. Parameter yang diuji meliputi bilangan asam, densitas, dan viskositas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu dan waktu reaksi memberikan pengaruh signifikan terhadap kualitas biodiesel yang dihasilkan. Kondisi optimum diperoleh pada suhu 60°C dan waktu reaksi 60 menit, menghasilkan biodiesel dengan bilangan asam 0,561 mg KOH/g, densitas 883,28 kg/m³, dan viskositas 3,007 cSt.. Semua hasil tersebut memenuhi batas mutu biodiesel berdasarkan SNI 7182:2015.
Copyrights © 2025