Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji metode pendekatan Nabi Muhammad SAW dalam mengajak umatnya menjadi pengikut Islam pada periode Mekkah dan Madinah. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kepustakaan (library research), dengan sumber data utama berupa Al-Qur’an, hadis, kitab sirah nabawiyah, serta literatur akademik kontemporer yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dakwah Nabi di Mekkah berfokus pada penanaman akidah, pembinaan akhlak, dan kesabaran, dengan metode dakwah sirriyah (sembunyi-sembunyi), bil hikmah, serta penyampaian ajaran secara bertahap. Sementara itu, dakwah Nabi di Madinah menekankan pada pembentukan masyarakat Islam melalui dakwah terbuka, ukhuwah Islamiyah, penyusunan Piagam Madinah, dan penerapan hukum syariah. Perbedaan pendekatan ini menunjukkan bahwa dakwah Nabi Muhammad SAW bersifat kontekstual, adaptif, dan sesuai dengan kondisi sosial yang dihadapi. Penelitian ini menegaskan bahwa fleksibilitas dan kebijaksanaan dalam dakwah merupakan kunci keberhasilan Rasulullah SAW dalam membangun umat dan masyarakat Islam.
Copyrights © 2025