Fenomena beauty influencer telah menjadi kekuatan signifikan dalam membentuk perilaku konsumsi modern, terutama di kalangan remaja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh persepsi kredibilitas beauty influencer terhadap perilaku konsumtif siswa sekolah menengah atas di Tapaktuan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain ex post facto, melibatkan 225 siswa dari tiga sekolah yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan dua instrumen skala Likert yang mengukur persepsi terhadap kredibilitas beauty influencer dan perilaku konsumtif, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi siswa terhadap kredibilitas beauty influencer berada pada kategori tinggi (53,78%), demikian pula dengan tingkat perilaku konsumtif (62,67%). Analisis regresi menunjukkan adanya pengaruh positif dan signifikan antara persepsi kredibilitas dan perilaku konsumtif (p = 0,001 0,05). Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi persepsi positif siswa terhadap kredibilitas beauty influencer, semakin besar pula kecenderungan mereka untuk berperilaku konsumtif yang dipengaruhi oleh media sosial.
Copyrights © 2025