Media sosial yang berkembang saat ini berkontribusi terhadap revitalisasi hubungan sosial individu. Individu membutuhkan ruang untuk mencari jati diri, eksistensi diri, dan penerimaan teman sebaya. Instagram menjadi ruang bagi untuk memenuhi kebutuhan ini. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan partisipan usia 15-20 tahun sebanyak 202 orang. Instrumen penelitian menggunakan skala tipe kepribadian extraversion, neuroticism, dan bentuk presentasi diri. Hasil penelitian membuktikan kepribadian ekstraversi dan neurotisisme secara bersama memberikan sumbangan sebesar 8% terhadap presentasi diri secara online di instagram. Namun jika dilihat dari masing-masing kepribadian menunjukkan hasil yang berbeda. Kepribadian ekstraversi berperan terhadap presentasi diri secara online, sedangkan kepribadian neurotisisme tidak berperan terhadap presentasi diri secara online. Ada korelasi positif antara extraversion dengan bentuk presentasi diri ingratiation, namun memiliki hubungan negatif dengan bentuk presentasi diri intimidation dan supplication. Kepribadian neuroticism memiliki hubungan positif dengan bentuk presentasi diri self-promotion dan supplication.
Copyrights © 2025