Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Kecemasan Komunikasi Interpersonal Mahasiswa Thailand di IAIN Tulungagung Ni Putu Rizky Arnani
Al-I'lam: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 4, No 1 (2020): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jail.v4i1.2959

Abstract

Abstrak:Lingkungan perguruan tinggi yang berbeda dari sebelumnya menimbulkan culture shock. Hal ini terjadi saat individu berada di daerah asing dan memutuskan untuk tinggal dalam durasi waktu yang tidak sebentar (lama). Perubahan lingkungan yang dialami oleh mahasiswa yang berbeda menimbulkan berbagai problematika. Penelitian ini bertujuan untuk  mendapatkan gambaran mengenai kecemasan komunikasi intepersonal mahasiswa Thailand di IAIN Tulungagung.  Penelitian ini dilakukan kepada 26 mahasiswa  Thailand di IAIN Tulungagung. Penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan metode deskriptif. Pengukukuran kecemasan komunikasi interpersonal berdasarkan aspek unrewarding, uncontrol dan unwillingness.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecemasan komunikasi interpersonal mahasiswa Thailand di IAIN berada dalam kategori sedang. Hal ini artinya bahwa masih merasakan kecemasan dalam berkomunikasi dengan orang lain. Selanjutnya, hasil penelitian juga menunjukkan bahwa partisipan wanita memiliki kecemasan komunikasi interpersonal dibandingkan dengan partisipan laki-laki Abstract:The higher education environment is different from the previous one causing culture shock. This happens when the individual is in a foreign area and decides to stay for a long duration. Environmental changes experienced by different students cause various problems. This study aims to obtain an overview of the anxiety of Thai students' interpersonal communication at IAIN Tulungagung. This research was conducted on 26 Thai students at IAIN Tulungagung. This study uses quantitative descriptive methods. Measurement of interpersonal communication anxiety based on aspects of unrewarding, uncontrol and unwillingness. The results showed that the Thai students' interpersonal communication anxiety at IAIN was in the moderate category. This means that you still feel anxiety in communicating with other people. Furthermore, the results of the study also showed that female participants had interpersonal communication anxiety compared to male participants
Perbedaan Kecenderungan Adiksi Gadget Siswa Sekolah Dasar Ditinjau dari Jenis Kelamin Ni Putu Rizky Arnani; Fatiya Halum Husna
Psycho Idea Vol 19, No 1 (2021): Psycho Idea
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.386 KB) | DOI: 10.30595/psychoidea.v19i1.7489

Abstract

This study examines whether there are differences in the tendency of gadget addiction in terms of gender in elementary school students. The research subjects were 60 elementary school students grade 4,5 and 6 who were selected using purposive sampling. . The data analysis technique used is independent sample t-test. Statistical analysis result with independent samples t-test showed that there was significant difference in the tendency of gadget addiction in terms of the sex of male and female students (t = 3,229, p = 0.002, p <0.05). This shows that the research hypothesis is accepted which means that there are differences in the tendency of gadget addiction in terms of gender. Men have an average tendency of gadget addiction tendencies that is higher at 51.53 compared to female students at 47.62.
PSIKOEDUKASI MENGELOLA STRES DI MASA PANDEMI COVID-19 Ni Putu Rizky Arnani
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2021): November
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (105.612 KB) | DOI: 10.29303/jppm.v4i4.2910

Abstract

Pandemi covid-19 telah mengubah konstruksi dalam berbagai sendi. Resiko yang ditimbulkan pandemi ini tidak hanya memberikan pengaruh pada aspek kesehatan, namun juga pada berbagai aspek kehidupan seperti pendidikan, ekonomi. Guna mencegah penyebaran covid-19, pemerintah Indonesia mengeluarkan beberapa kebijakan dalam membatasi aktivitas yang dilakukan masyarakat. Masa remaja merupakan masa dimana adanya evaluasi nilai sosial dan pribadi yang lebih bergantung pada pandangan teman sebaya. Remaja yang cenderung berinteraksi dengan teman sebaya, melakukan kegiatan di luar sekarang dilakukan di rumah. Hal ini yang dapat mengakibatkan remaja mudah mengalami stres. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan pemahaman mengenai stress, jenis stres dan cara mengelola stres. Kegiatan dilakukan dalam bentuk seminar dengan metode ceramah dan tanya jawab.
Interaksi Mahasiswa pada Pembelajaran Jarak Jauh Arnani, Ni Putu Rizky; Fitri, Arrumaisha
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 5 No. 1 (2024): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v5i1.774

Abstract

Distance education has become an alternative during the pandemic, from traditional learning, face-to-face with information and technology to help bridge the separation of distance and time between teachers and students to build interaction during the learning process. The purpose of this study was to get an overview of interactions in online teaching in terms of gender. The research was descriptive quantitative. The sampling technique used purposive sampling with 380 students as participants. Research instrument used interaction scale consists of four aspects such as student-student interaction, student-student interaction with content, student-instructor interaction, and student-student interaction with technology. The data analysis technique uses descriptive statistics. The results showed that student interaction was in the moderate category (70.5%). Interaction with technology sub-component shows the least amount in the low category compared to the other sub-components. Based on gender, there are differences in student interactions in online learning between female and male students. Apart from that, the average interaction between female students has a higher average than male students.
The Role of Tourism Awareness on the Innovative Work Behavior of Tlangoh Beach UMKM Actors Astuti, Jayaning Sila; Rosyidah, Rezkiyah; Arnani, Ni Putu Rizky
Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 15 No. 01 (2024): Vol. 15 No. 1 (2024): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jptt.v15n01.p61-73

Abstract

Abstract Background: Tourism-related UMKM (Micro, Small and Medium Enterprises) have the potential to stimulate local economies. UMKM with innovative ideas for tourist attractions can be of benefit to both individuals and the community. Thus, tourism awareness is the key factor in promoting innovative work behavior among UMKM actors. Objective: This study aims to investigate the impact of tourism awareness on innovative work behavior. Method: This study employs a causality quantitative approach with the population of the study consisting of UMKM actors in the beach tourism of Tlangoh, Bangkalan. The sampling technique employed is saturated sampling. The instruments used were the tourism awareness scale and the innovative work behavior scale. Results: The findings suggest a strong relationship between tourism and innovative work behavior among UMKM actors at Tlangoh Beach. The tourism awareness variable contributed 39.5% to innovative work behavior, while the remaining 60.5% was influenced by other factors.  Conclusion: The study reveals that the UMKM actors need to cultivate and implement tourism awareness on innovative work practices to maintain their business growth and sustainability in the future.   Abstrak Latar Belakang: UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) yang berhubungan dengan pariwisata mempunyai potensi untuk merangsang perekonomian daerah. UMKM dengan ide inovasi tempat wisata dapat memberikan manfaat baik bagi individu maupun masyarakat. Dengan demikian, kesadaran pariwisata menjadi faktor kunci dalam mendorong perilaku kerja inovatif di kalangan pelaku UMKM. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak kesadaran pariwisata terhadap perilaku kerja inovatif. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif kausalitas dengan populasi penelitian terdiri dari para pelaku UMKM wisata pantai Tlangoh, Bangkalan. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampling jenuh. Instrumen yang digunakan adalah skala kesadaran wisata dan skala perilaku kerja inovatif. Hasil: Temuan menunjukkan adanya hubungan yang kuat antara pariwisata dan perilaku kerja inovatif di kalangan pelaku UMKM di Pantai Tlangoh. Variabel kesadaran berwisata memberikan kontribusi sebesar 39,5% terhadap perilaku kerja inovatif, sedangkan sisanya sebesar 60,5% dipengaruhi oleh faktor lain. Simpulan: Penelitian mengungkapkan bahwa para pelaku UMKM perlu menumbuhkan dan menerapkan kesadaran pariwisata terhadap praktik kerja inovatif untuk mempertahankan pertumbuhan dan keberlanjutan usaha mereka di masa depan.
Edukasi Pencegahan Pernikahan Dini pada Santriwati Pondok Pesantren Assyafi’iyah, Desa Tamberu, Kecamatan Batu Marmar, Kabupaten Pamekasan Madura Bawono, Yudho; Rohmah, Nailur; Wahyuni, Hera; Rosyidah, Rezkiyah; Istiqomah, Nur; Setyaningsih, Setyaningsih; Abidin, Zainal; Hanim, Lailatul M; Atika, Mery; Rini, Hapsari Puspita; Arnani, Ni Putu Rizky; Herawati, Netty
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 2 (2024): April
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i2.816

Abstract

Sejumlah data menunjukkan Indonesia termasuk negara yang memiliki angka pernikahan dini yang cukup tinggi di dunia. Data UNICEF per akhir tahun 2022 menunjukkan bahwa saat ini Indonesia berada di peringkat ke-8 di dunia dan ke-2 di ASEAN. Di Indonesia, pernikahan dini terjadi hampir di semua wilayah, termasuk di Pulau Madura, yang terjadi secara merata di empat kabupaten, termasuk Kabupaten Pamekasan. Menyadari hal tersebut, pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan tujuan memberikan edukasi pencegahan pernikahan dini pada santriwati Pondok Pesantren Assyafi’iyah, Desa Tamberu, Kecamatan Batu Marmar, Kabupaten Pamekasan-Madura.  Kegiatan ini melibatkan 43 santriwati yang berusia 13-15 tahun. Edukasi dilakukan dengan penyampaian materi pencegahan pernikahan dini yang dilanjutkan sesi diskusi dan permainan dengan membagi 5 kelompok. Hasil edukasi menunjukkan santriwati memiliki keinginan kuat untuk tidak melakukan pernikahan dini. Hasil ini diharapkan dapat dijadikan sebagai tindak lanjut pimpinan pondok pesantren maupun pemerintah desa dalam mengeluarkan kebijakan terkait pencegahan pernikahan dini.
Interaksi Mahasiswa pada Pembelajaran Jarak Jauh Arnani, Ni Putu Rizky; Fitri, Arrumaisha
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 5 No. 1 (2024): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v5i1.774

Abstract

Distance education has become an alternative during the pandemic, from traditional learning, face-to-face with information and technology to help bridge the separation of distance and time between teachers and students to build interaction during the learning process. The purpose of this study was to get an overview of interactions in online teaching in terms of gender. The research was descriptive quantitative. The sampling technique used purposive sampling with 380 students as participants. Research instrument used interaction scale consists of four aspects such as student-student interaction, student-student interaction with content, student-instructor interaction, and student-student interaction with technology. The data analysis technique uses descriptive statistics. The results showed that student interaction was in the moderate category (70.5%). Interaction with technology sub-component shows the least amount in the low category compared to the other sub-components. Based on gender, there are differences in student interactions in online learning between female and male students. Apart from that, the average interaction between female students has a higher average than male students.
Coping strategies and emotional exhaustion in mothers of children with special needs during pandemic Niamillah, Alfarida Afiqo; Hakim, Zun Azizul; Arnani, Ni Putu Rizky
Nusantara Journal of Behavioral and Social Science Vol. 3 No. 4 (2024)
Publisher : Utan Kayu Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/njbss.202467

Abstract

During the pandemic, many mothers of children with special needs have faced heightened emotional challenges, leading to increased emotional exhaustion. This study aims to examine the relationship between emotional exhaustion and coping strategies in these mothers, highlighting the importance of effective support mechanisms during this period. This quantitative research used non-probability sampling and included 80 mothers in Tulungagung. Data collection utilized two scales: one for emotional exhaustion and another for coping strategies, administered via questionnaires. Hypothesis testing indicated a significant relationship between emotional exhaustion and coping strategies, with F = 18.606 at p < 0.05. Emotional exhaustion accounted for 19% of the variance in coping strategies (R2=0.193), underscoring its impact. These findings suggest that addressing emotional exhaustion could improve coping strategies in mothers of children with special needs, potentially guiding more tailored support and interventions to alleviate stress and improve well-being.
Peran Tekanan Stakeholder dalam Memediasi Hubungan Motivasi dan Disiplin Kerja Terhadap Kemampuan Berinovasi Artisan Entrepreneurship Syafaldie, Rolanda Deffa; Hasanah, Uswatun; Rizky Arnani, Ni Putu
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Desember 2024 - Januari 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v6i1.3918

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi dan disiplin kerja terhadap kemampuan berinovasi dalam konteks artisan entrepreneurship serta menilai peran tekanan stakeholder sebagai variabel mediasi dalam hubungan tersebut. Artisan entrepreneurship merupakan bagian dari sektor ekonomi kreatif yang berperan strategis dalam mengoptimalkan potensi lokal dan membuka peluang usaha bagi masyarakat di Pulau Madura, yang dikenal memiliki kekayaan budaya dan tradisi yang kuat. Motivasi dan disiplin kerja merupakan  faktor  internal  penting  yang  dapat  mempengaruhi  kemampuan  berinovasi, sementara tekanan stakeholder dari pelanggan, pemasok, hingga regulator eksternal dapat memperkuat atau melemahkan pengaruh tersebut. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan data yang diperoleh melalui survei terhadap para pelaku artisan entrepreneurship di empat kabupaten di Madura: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi pengusaha artisan untuk lebih memahami cara memanfaatkan motivasi, disiplin kerja, serta mengelola tekanan stakeholder guna meningkatkan inovasi produk dan daya saing di pasar lokal maupun global.
Kepuasan Kerja, Kemampuan Inovasi, pada Kinerja Industri Artisan Entrepreneurship Dimediasi oleh Tekanan Stakeholder Fadilla Suyuti, Alvito Prima; Hasanah, Uswatun; Rizky Arnani, Ni Putu
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Desember 2024 - Januari 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v6i1.3920

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara kepuasan kerja dan kemampuan inovasi terhadap kinerja industri artisan, dengan mempertimbangkan peran mediasi tekanan stakeholder. Studi dilakukan di empat kabupaten di Madura (Sampang, Bangkalan, Pamekasan, dan Sumenep) yang memiliki potensi besar dalam sektor kerajinan tradisional, tetapi menghadapi tantangan berupa rendahnya kinerja industri. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling (kriteria: masa kerja minimal 1 tahun, usia ?17 tahun, dan merupakan pengrajin). Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepuasan kerja (X1) dan kemampuan inovasi (X2) berpengaruh signifikan terhadap kinerja (Y). Tekanan stakeholder (Z) juga berpengaruh signifikan terhadap kinerja, namun interaksi tekanan stakeholder dengan kemampuan inovasi terhadap kinerja tidak signifikan, sedangakan dengan kepuasan kerja signifikan. Kesimpulan ini menggaris bawahi pentingnya meningkatkan faktor internal seperti kepuasan kerja dan inovasi, serta strategi pengelolaan tekanan stakeholder untuk mengoptimalkan kinerja industri artisan di Madura. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi praktis dan teoretis dalam pengembangan strategi peningkatan daya saing industri lokal.