Penelitian ini bertuijuian uintuik mengkaji peran religiuisitas lokal dalam memperkuiat ketahanan pangan masyarakat agraris, khuisuisnya di Desa Banjarejo, Kecamatan Karangbinanguin, Kabuipaten Lamongan. Melaluii pendekatan kuialitatif etnografi Islam, penelitian ini menggali praktik keagamaan, tradisi lokal, dan sistem sosial yang menopang ketahanan pangan berbasis nilai-nilai Islam. Hasil penelitian menuinjuikkan bahwa rituial keagamaan seperti doa bersama, tahlilan, dan yasinan sebeluim masa tanam dan sesuidah panen, serta pengguinaan air wuidhui sebeluim menanam benih meruipakan wuijuid integrasi spirituial dalam praktik pertanian. Selain itui, buidaya gotong royong, pemanfaatan tanaman lokal seperti dauin kelor dan pisang, serta pengguinaan metode pertanian tradisional mencerminkan kearifan lokal yang berkelanjuitan. Nilai-nilai Islam seperti keikhlasan, tangguing jawab sosial, dan kepercayaan terhadap takdir Ilahi menjadi landasan moral yang memperkuiat solidaritas sosial dan ketangguihan komuinitas dalam menghadapi tantangan lingkuingan dan ekonomi. Temuian ini menegaskan bahwa religiuisitas lokal buikan hanya aspek buidaya, tetapi meruipakan fondasi penting dalam membanguin sistem ketahanan pangan yang tangguih, berkelanjuitan, dan berbasis nilai spirituial.
Copyrights © 2025