Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

The Relationship of Islam and The State in Contemporary Islamic Political Discourse in Indonesia Sholichuddin, Muhamad Afrizal; Putu Muchtar, Nicky Estu; Ratna, Rizky Dwi
Dirasah International Journal of Islamic Studies Vol. 1 No. 2 (2023): Islamic Studies
Publisher : Perkumpulan Dosen Tarbiyah Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59373/drs.v1i2.11

Abstract

The purpose of this study was to relate the views in the context of Islamic politics in Indonesia, this article is intended to explore issues relating to relations between Islam and the state. This study was motivated by the desire to criticize the development and relationship between Islam and the state which is very dynamically coloring the political situation in “Islamic majority country” Indonesia. This article concludes that understanding the relationship between religion and state with an Islamic political approach is not meant to establish a religious state or an Islamic state of Indonesia but rather to fill the spaces that are functionally religion in order society, nation, and state., and secularistic relations.
Pendampingan dan Pemberdayaan Konsep Halal dalam Islam Melalui Program Islamic Sociopreneurship di Desa Besur Kecamatan Sekaran Kabupaten Lamongan Putu Muchtar, Nicky Estu; Sriwilujeng, Nilna Nafa; Muchsin, Nafisa; Mahardika, Katon
Humanism : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hak Atas Kekayaan Intelektual, selanjutnya disingkat dengan HAKI  DALAM dalam hal ini hak cipta, merupakan suatu hal yang sangat penting bagi Unit Usaha Mikro Kecil dan Menengah, selanjutnya disebut dengan UMKM yang ada di Sidoarjo. Akan tetapi tentunya yang sangat disayangkan dalam hal ini adalah banyaknya Unit UMKM yang masih belum mengerti mengenai pentingnya HAKI dan belum melakukan pendaftaran HAKI dalam bentukapapun. Masyarakat Kelurahan Magersari, khususnya wilayah Rukun Warga 07, Kecamatan Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo jarang memiliki pengetahuan hukum baik terkait dengan hukum keperdataan,ataupun hukum pidana, terutama terkait tentang perlindungan hukum di bidang HAKI dalam hal ini hak cipta dan tata cara pendaftarannya. Padahal banyak masyarakat Kelurahan Magersari, Kecamatan Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo yang membuka usaha dalam bentuk UMKM, bidang usaha batik tradisional kawung sari. Sehingga dapat dikatakan bahwa tujuan dari pengabdian kepadamasyarakat ini adalah untuk memberikan penjelasan mengenai pentingnya perlindungan HAKI khususnya hak cipta terhadap produk UMKM yaitu motif batik tradisional serta memberikan Bimbingan Teknis dan Tata Cara Pendaftaran HAKI khususnya hak cipta atas motif batik dari Produk UMKM di Kelurahan Megersari Kecamatan Sidoarjo Kabupaten Sidoarjo.Pelaksanaan pengadian kepada masyarakat ini dilakukan dengan transfer pengetahuan mengenai perlindungan hukum serta pendaftaran HAKI dengan cara penyuluhan hukum serta dilakukannya bimbingan teknis kepada masyarakat di Kelurahan Magersari, KecamatanSidoarjo, Kabupaten Sidoarjo selama 12 bulan. Adapun target luaran dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah dikuasainya pengetahuan mengenai perlindungan HAKI oleh masyarakat, pengetahuan mengenai tata cara pendaftaran, dan pendaftaran HAKI. Selain itu juga terdapat luaran dari jurnal pengabdian masyarakat prosiding.
Pendampingan dan Pemberdayaan Konsep Halal dalam Islam Melalui Program Islamic Sociopreneurship di Desa Besur Kecamatan Sekaran Kabupaten Lamongan Putu Muchtar, Nicky Estu; Sriwilujeng, Nilna Nafa; Muchsin, Nafisa; Mahardika, Katon
Humanism : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hak Atas Kekayaan Intelektual, selanjutnya disingkat dengan HAKI  DALAM dalam hal ini hak cipta, merupakan suatu hal yang sangat penting bagi Unit Usaha Mikro Kecil dan Menengah, selanjutnya disebut dengan UMKM yang ada di Sidoarjo. Akan tetapi tentunya yang sangat disayangkan dalam hal ini adalah banyaknya Unit UMKM yang masih belum mengerti mengenai pentingnya HAKI dan belum melakukan pendaftaran HAKI dalam bentukapapun. Masyarakat Kelurahan Magersari, khususnya wilayah Rukun Warga 07, Kecamatan Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo jarang memiliki pengetahuan hukum baik terkait dengan hukum keperdataan,ataupun hukum pidana, terutama terkait tentang perlindungan hukum di bidang HAKI dalam hal ini hak cipta dan tata cara pendaftarannya. Padahal banyak masyarakat Kelurahan Magersari, Kecamatan Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo yang membuka usaha dalam bentuk UMKM, bidang usaha batik tradisional kawung sari. Sehingga dapat dikatakan bahwa tujuan dari pengabdian kepadamasyarakat ini adalah untuk memberikan penjelasan mengenai pentingnya perlindungan HAKI khususnya hak cipta terhadap produk UMKM yaitu motif batik tradisional serta memberikan Bimbingan Teknis dan Tata Cara Pendaftaran HAKI khususnya hak cipta atas motif batik dari Produk UMKM di Kelurahan Megersari Kecamatan Sidoarjo Kabupaten Sidoarjo.Pelaksanaan pengadian kepada masyarakat ini dilakukan dengan transfer pengetahuan mengenai perlindungan hukum serta pendaftaran HAKI dengan cara penyuluhan hukum serta dilakukannya bimbingan teknis kepada masyarakat di Kelurahan Magersari, KecamatanSidoarjo, Kabupaten Sidoarjo selama 12 bulan. Adapun target luaran dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah dikuasainya pengetahuan mengenai perlindungan HAKI oleh masyarakat, pengetahuan mengenai tata cara pendaftaran, dan pendaftaran HAKI. Selain itu juga terdapat luaran dari jurnal pengabdian masyarakat prosiding.
Religiusitas Lokal Sebagai Pilar Ketahanan Pangan: Studi Etnografi Islam di Desa Banjarejo Putu Muchtar, Nicky Estu; Zaidhatun Nur, Aminatul Umi Humairoh; Melati, Karima; Laily, Vivin Nur
NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan Vol. 12 No. 2 (2025): (October 2025)
Publisher : Institut Agama Islam Yasni Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51311/nuris.v12i2.977

Abstract

Penelitian ini bertuijuian uintuik mengkaji peran religiuisitas lokal dalam memperkuiat ketahanan pangan masyarakat agraris, khuisuisnya di Desa Banjarejo, Kecamatan Karangbinanguin, Kabuipaten Lamongan. Melaluii pendekatan kuialitatif etnografi Islam, penelitian ini menggali praktik keagamaan, tradisi lokal, dan sistem sosial yang menopang ketahanan pangan berbasis nilai-nilai Islam. Hasil penelitian menuinjuikkan bahwa rituial keagamaan seperti doa bersama, tahlilan, dan yasinan sebeluim masa tanam dan sesuidah panen, serta pengguinaan air wuidhui sebeluim menanam benih meruipakan wuijuid integrasi spirituial dalam praktik pertanian. Selain itui, buidaya gotong royong, pemanfaatan tanaman lokal seperti dauin kelor dan pisang, serta pengguinaan metode pertanian tradisional mencerminkan kearifan lokal yang berkelanjuitan. Nilai-nilai Islam seperti keikhlasan, tangguing jawab sosial, dan kepercayaan terhadap takdir Ilahi menjadi landasan moral yang memperkuiat solidaritas sosial dan ketangguihan komuinitas dalam menghadapi tantangan lingkuingan dan ekonomi. Temuian ini menegaskan bahwa religiuisitas lokal buikan hanya aspek buidaya, tetapi meruipakan fondasi penting dalam membanguin sistem ketahanan pangan yang tangguih, berkelanjuitan, dan berbasis nilai spirituial.
INTERPRETASI ILMU DAN IMAN PERSPEKTIF PENDIDIKAN ISLAM IBNU SINA Ariani, Windi; Putu Muchtar, Nicky Estu
Attaqwa: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Vol. 20 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam Sekolah Tinggi Agama Islam Daruttaqwa Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54069/attaqwa.v20i1.405

Abstract

The purpose of this study is to describe the understanding of science and faith from Ibn Sina's perspective in the context of Islamic education. This research delves deeper into Ibn Sina's concepts of Islamic science, faith, and education. Ibn Sina believed that knowledge and faith are interrelated and complementary by using the Intellect which in its scheme can enable progress through various levels of understanding and can ultimately lead to God or the ultimate truth. This study uses a qualitative method with the data collection technique being library research. The results of the study show that in understanding science and faith in the context of Islamic education, Ibn Sina encourages holistic education where one must understand science and faith thoroughly. The application of holistic education includes the adjustment of the educational curriculum based on the age level of the students, the development of individuals with three main elements (al-Jism 'physical', al-Nafs 'mental', and al-'Aql 'intellectual'), the formation of students' character (ethics and morals), and critical thinking to reflect on their knowledge and beliefs about God in a way that combines knowledge and faith so that it can be applied in the context of modern education.  
PENGAJARAN ILMU KALAM DALAM PENDIDIKAN PESANTREN : PENDEKATAN TRADISIONAL DAN MODERN DI PONDOK PESANTREN MAHASISWA UNIVERSITAS ISLAM LAMONGAN Putu Muchtar, Nicky Estu; vera, imelda
Studia Religia : Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Vol 9 No 02 (2025): Edisi Desember 2025
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/sr.v9i02.25885

Abstract

This research aims to analyze the teaching of Ilmu Kalam in pesantren education through a comparative study of traditional and modern approaches. The traditional approach emphasizes early learning using the yellow book which is carried out face-to-face, while the modern approach is the same using the Yellow Book of learning but providing convenience for students who have not been able to take the Diniyah class And can access learning videos through social media, namely YouTube This study examines the effectiveness of both approaches in the context of pesantren education, by considering factors such as the quality of teachers, curriculum, learning environment, and student motivation. In addition, this study also highlights the importance of mastering mufrodat and the use of direct methods in improving the ability of kalam students (speaking skills) of students. The results of the research are expected to provide insight into how to optimize the teaching of Kalam Science in Islamic boarding schools to be relevant to demands of the times and able to form a critical mindset and a deep understanding of faith in students. This research method uses a descriptive qualitative research method.
Internalizing ‘Iffah Values to Foster Islamic Character among iGeneration Students Putu Muchtar, Nicky Estu; Crisnasari, Nihaya Alifiya
Tebuireng: Journal of Islamic Studies and Society Vol. 7 No. 1 (2026): Tebuireng: Journal of Islamic Studies and Society
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Hasyim Asy'ari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/tjiss.v7i1.12417

Abstract

The rapid advancement of digital technology and globalization has exposed iGeneration students to increasingly complex moral challenges, highlighting the need for effective character education grounded in Islamic values. Although previous studies have discussed ‘iffah primarily from theological and conceptual perspectives, limited empirical evidence explains how this value is internalized through educational practices to foster Islamic character among students in the digital era. This study aims to examine the process of ‘iffah value internalization, identify the supporting and inhibiting factors, and analyse its implications for developing Islamic character among iGeneration students at SMK Islam Bustanul Hikmah Kembangbahu Lamongan. Employing a qualitative case study approach, data were collected through observations, in-depth interviews, and documentation, and analysed using the interactive model of Miles and Huberman. The findings reveal that ‘iffah value internalization occurs through three interconnected stages: value transformation, value transaction, and transinternalization. The process is strengthened by school policies, teachers’ role modelling, and a religious school environment, while social media influence, peer interactions, and family background remain significant challenges. The internalization of ‘iffah values contributes to strengthening students’ self-control, preserving personal dignity, and fostering Islamic character in both offline and digital contexts. The novelty of this study lies in providing empirical evidence of how school-based character education internalizes ‘iffah values among iGeneration students in the digital era, thereby enriching the discourse on Islamic character education through a contextual and practice-oriented perspective.