Latar Belakang: Masalah gizi kurang pada balita masih menjadi perhatian penting dalam upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Salah satu intervensi yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah pemberian makanan tambahan (PMT) berbasis bahan pangan lokal. Tujuan Penelitian: Mengetahui pengaruh pemberian PMT lokal terhadap kenaikan berat badan pada balita dengan status gizi kurang di wilayah kerja Puskesmas Jeulingke Kota Banda Aceh. Metode Penelitian: Desain pre-experimental dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Jumlah responden sebanyak 62 balita yang memiliki gizi kurang. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian: sebagian besar responden mengalami peningkatan berat badan setelah pemberian PMT, yaitu sebanyak 50 balita (80,6%), sedangkan 8 balita (12,9%) mengalami penurunan, dan 4 balita (6,5%) tetap. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara berat badan balita sebelum dan sesudah intervensi. Kesimpulan: Pemberian makanan tambahan lokal berpengaruh positif dan signifikan terhadap kenaikan berat badan pada balita yang memiliki gizi kurang. Saran: Disarankan agar pihak puskesmas dan kader posyandu terus mengembangkan inovasi menu PMT lokal yang menarik dan bergizi untuk mendukung perbaikan gizi balita di masyarakat. Kata kunci: Makanan Tambahan Lokal, Gizi Kurang, Balita, Berat Badan.
Copyrights © 2025