Generasi milenial hidup dalam era disrupsi digital yang sarat dengan perubahan nilai, budaya, dan orientasi moral. Tantangan globalisasi, sekularisasi, serta krisis keteladanan menuntut hadirnya model kepemimpinan yang mampu menginspirasi dan mentransformasi paradigma pendidikan Islam secara komprehensif. Artikel ini berupaya mereaktualisasi kepemimpinan intelektual dan spiritual Sultan Muhammad Al-Fatih sebagai paradigma pendidikan Islam yang transformatif bagi generasi milenial Muslim. Melalui pendekatan kualitatif-deskriptif dan kajian literatur historis-filosofis, penelitian ini menelusuri nilai-nilai kepemimpinan Al-Fatih seperti visi tauhidik, integrasi ilmu dan iman, disiplin intelektual, serta orientasi peradaban. Reaktualisasi nilai-nilai tersebut menunjukkan relevansi strategis dalam membentuk sistem pendidikan Islam yang adaptif terhadap perkembangan zaman namun tetap berlandaskan pada prinsip-prinsip Qur’ani dan profetik. Hasil kajian ini menegaskan bahwa model kepemimpinan Al-Fatih dapat dijadikan inspirasi dalam membangun generasi milenial Muslim yang berkarakter unggul, visioner, dan berorientasi pada kemajuan umat serta peradaban Islam yang rahmatan lil ‘alamin.
Copyrights © 2025