Penelitian ini bertujuan menilai nilai ekonomi jasa ekosistem di Kebun Raya Tua Tunu, Kota Pangkalpinang, dengan fokus pada fungsi penyediaan air dan penyerapan karbon. Pendekatan yang digunakan mengombinasikan market price approach dan benefit transfer, didukung oleh analisis spasial berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG), survei lapangan, serta teknik geotagging untuk menentukan batas dan zonasi aktual kawasan. Berdasarkan hasil survei, kawasan seluas 60,85 hektare terbagi dalam enam zona utama, koleksi, pengembangan, pariwisata, pengelola, penerima, dan jalan yang memiliki kontribusi berbeda terhadap fungsi ekologis. Hasil analisis menunjukkan kemampuan infiltrasi sekitar 767,6 juta m³ air per tahun dengan nilai ekonomi Rp611,54 miliar per tahun, serta penyerapan karbon sebesar 10.627 ton CO? per tahun bernilai Rp17,45 miliar per tahun. Nilai ini lebih tinggi dibandingkan hasil penelitian sebelumnya karena perbedaan luasan, kepadatan vegetasi, dan kapasitas infiltrasi kawasan. Temuan ini menegaskan peran strategis Kebun Raya Tua Tunu sebagai penyangga ekologis perkotaan. Rekomendasi utama penelitian ini adalah integrasi hasil valuasi ke dalam kebijakan konservasi dan green budgeting daerah untuk mendukung pengelolaan ruang terbuka hijau secara berkelanjutan.
Copyrights © 2025