The underlying problem of this research concerns internet addiction, a phenomenon that arises in the digital age. This is because students in this era have unlimited internet access, making them susceptible to the effects of internet addiction, such as irregular lifestyles that lead to neglect of school and homework. Therefore, the purpose of this study is to determine the manifestation of synergy between homeroom teachers and parents in fostering students' morals to filter internet addiction at SMA N 1 Parittiga, and the factors that influence it. This research uses a qualitative research approach with a case study approach. Case study research is designed to emphasize the researcher's need to develop an in-depth analysis of a case, in this case, internet addiction among students at SMA N 1 Parittiga. The subjects of this study are homeroom teachers and parents. Data collection was conducted through interviews, observation, and documentation. The data were then analyzed using data reduction, data presentation, and data verification techniques. The conclusion of the research is that the manifestation of synergy between homeroom teachers and parents can be achieved by establishing empathetic communication to provide positive feedback and coordinate tasks and coordinate actions in systematic supervision, assertiveness, initiative, and establishing a commitment to children's gadget use by parents and homeroom teachers. Furthermore, commitment to creating a synergistic relationship is carried out through cooperation and a high level of trust. This includes consistency in shared rules, mutual contribution to supervision, and instilling a proactive, responsible spirit and mutually instilling values of honesty between homeroom teachers and parents. Abstrak Permasalahan yang melatarbelakangi penelitian ini mengenai adiksi internet yang timbul akibat fenomena yang terjadi di era digital. Hal tersebut karena peserta didik di era ini dapat mengakses internet tanpa batas yang mengakibatkan mereka mudah untuk terdampak adiksi internet seperti pola hidup yang tidak teratur mengakibatkan mereka lalai akan tugas sekolah dan rumah. Dengan demikian, tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui manifesatasi sinergitas wali kelas dan orang tua dalam membina akhlak peserta didik untuk memfilterisasi adiksi internet di SMA N 1 Parittiga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus di mana suatu penelitian yang didesain dalam menekankan kepada peneliti untuk mengembangkan suatu analisis yang mendalam terhadap suatu kasus, dalam hal ini adiksi internet pada peserta didik di SMA N 1 Parittiga. Objek penelitian ini yaitu wali kelas dan orang tua. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Kemuian dianalisa dengan teknik reduksi data, penyajian data dan verifikasi data.Kesimpulan dari hasil penelitian bahwa manifestasi sinergitas wali kelas dan orang tua dapat dilakukan dengan menjalin komunikasi yang empatik agar saling memberikan feedback yang baik dan saling berkoordinasi untuk membagi tugas dan menyatukan tindakan dalam aspek pengawasan secara sistematis, ketegasan, inisiatif serta menjalin komitmen dengan anak yang dilakukan orang tua dan wali kelas dalam penggunaan gadget. Kemudian Komitmen dalam mewujudkan hubungan yang sinergis dilakukan dengan kerjasama dan kepercayaan yang tinggi. Hal tersebut meliputi konsistensi akan aturan bersama, saling berkontribusi daam pengawasan dan memanamkan jiwa yang proaktif, bertanggung jawab dan saling menanamkan nilai-nilai kejujuran antara wali kelas dan orang tua.
Copyrights © 2025