Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran lingkungan masyarakat melalui penerapan program pengelolaan sampah berbasis masyarakat di Dusun II Sei Parit. Latar belakang penelitian ini berangkat dari rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah yang berkelanjutan, ditandai dengan masih maraknya pembuangan sampah sembarangan dan minimnya penerapan konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan penyebaran kuesioner kepada 20 responden sebelum dan sesudah program dilaksanakan. Analisis dilakukan dengan membandingkan tingkat pengetahuan, sikap, dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada aspek pengetahuan konsep 3R sebesar 63%, pemilahan sampah 44%, partisipasi bank sampah 70%, dan pemanfaatan sampah organik 55%. Temuan ini menunjukkan bahwa keterlibatan masyarakat secara langsung dalam program pengelolaan sampah mampu mendorong perubahan perilaku positif terhadap lingkungan. Secara keseluruhan, program ini dapat dijadikan model pemberdayaan masyarakat dalam mewujudkan lingkungan bersih dan berkelanjutan. Pentingnya hasil ini terletak pada kontribusinya dalam mengedukasi masyarakat dan membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih efektif di tingkat lokal.
Copyrights © 2025