Penelitian ini mengkaji dominasi androsentris dalam Pendidikan Kristen yang secara historis mempertahankan struktur patriarkal dan menyingkirkan pengalaman perempuan dari ruang teologis. Dengan menggunakan metode kualitatif berbasis studi pustaka dan pendekatan teologis-kritis serta hermeneutika, penelitian ini menemukan bahwa bias gender muncul dalam kurikulum, buku ajar, dan praktik pedagogis yang masih berpusat pada pengalaman laki-laki. Melalui analisis hermeneutis terhadap teks-teks Alkitab tentang penciptaan, dosa, dan pelayanan Yesus, penelitian ini menegaskan bahwa Injil menuntut kesetaraan dan transformasi relasional dalam pendidikan. Sintesis teologis yang dihasilkan menegaskan perlunya pembaruan kurikulum dan pedagogi yang berlandaskan prinsip keadilan gender dan nilai-nilai Kerajaan Allah untuk menciptakan pendidikan yang inklusif dan transformatif.
Copyrights © 2025