Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah merupakan kebijakan afirmatif yang bertujuan membuka akses pendidikan tinggi bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk motivasi pendidikan mahasiswa penerima KIP serta dampaknya dalam upaya keluar dari jerat kemiskinan. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap mahasiswa penerima KIP di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi mahasiswa terbentuk dalam empat aspek utama: (1) keinginan untuk meningkatkan taraf hidup pribadi dan keluarga, (2) semangat mengubah stigma sosial terhadap anak dari keluarga miskin, (3) dorongan untuk menjadi inspirasi bagi lingkungan sekitar, dan (4) upaya membangun kemandirian serta kepercayaan diri melalui pendidikan. Motivasi tersebut berdampak nyata dalam membentuk daya juang, komitmen menyelesaikan studi, serta kesadaran akan pentingnya pendidikan sebagai investasi jangka panjang. Selain meningkatkan prestasi akademik dan keterlibatan dalam aktivitas non-akademik, mahasiswa juga menunjukkan sikap proaktif dalam mempersiapkan masa depan, seperti mengikuti organisasi, pelatihan, dan magang. Beasiswa KIP tidak hanya menjadi solusi finansial, tetapi juga alat strategis dalam menciptakan transformasi sosial yang berkelanjutan. Dengan demikian, motivasi yang kuat, ditopang kebijakan afirmatif, menjadi kunci penting dalam upaya mahasiswa keluar dari kemiskinan struktural melalui jalur pendidikan.
Copyrights © 2025