Project Based Learning (PjBL) diyakini mampu mengembangkan keterampilan abad ke-21, namun implementasinya sering menghadapi hambatan. Penelitian ini menggunakan metode kajian literatur terhadap publikasi 2015–2024. Hasil analisis menunjukkan hambatan utama berupa keterbatasan waktu dan kurikulum, kesiapan guru, sarana prasarana, motivasi siswa, serta evaluasi. Strategi efektif meliputi perencanaan matang, peningkatan kompetensi guru, pemanfaatan sumber daya lokal, dan pengembangan penilaian autentik. Kajian ini menegaskan pentingnya dukungan guru, sekolah, dan kebijakan dalam memperkuat praktik PjBL.
Copyrights © 2025