Cakupan ASI eksklusif Jawa Barat pada 2021 mencapai 68,09 sementara Kabupaten Garut pada 2022 sebesar 68,7% dari target sebesar 85% artinya masih terdapat kesenjangan dari target yang harus dicapai. Kekurangan ASI dapat berisiko menyebabkan gangguan gizi, kekebalan yang lemah, dan infeksi pada bayi. Salah satu upaya untuk membantu meningkatkan roduksi ASI yaitu dengan cara mengkonsumsi sayur pepaya muda dan rebusan daun ubi jalar. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh pemberian sayur pepaya muda dan air rebusan daun ubi jalar terhadap produksi ASI. Penelitian ini menggunakan rancangan peneletian kualitatif dengan pendekatan studi kasus literatur review, yang dilakukan secara langsung kepada 2 orang Ibu menyusui yang ASI nya sedikit dimana 1 diberikan sayur pepaya muda dan 1 lagi diberikan air rebusan daun ubi jalar selama 7 hari. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh pemberian sayur pepaya muda terhadap peningkatan produksi ASI dengan meningkatkan produksi dari 130 cc menjadi 400 cc dalam 7 hari artinya ada peningkatan sebesar 270 cc. Pemberian air rebusan daun ubi jalar juga berpengaruh terhadap peningkatan produksi ASI dengan peningkatan dari 130 cc menjadi 350 cc dalam 7 hari artinya ada peningkatan sebesar 220 cc. sehingga dapat disimpulkan terdapat perbedaan peningkatan produksi ASI antara yang diberikan sayur pepaya muda dan air rebusan daun ubi jalar dimana peningkatan lebih banyak pada ibu nifas yang diberikan sayur pepaya muda dengan selisih 50 cc. Diharapakan pada ibu nifas dapat mengimplementasikan penggunaan sayur pepaya muda untuk membantu kelancaran produksi ASI dengan benar sesuai anjuran yang diberikan.
Copyrights © 2025