Kewajiban utama remaja awal adalah belajar, yang mencakup menyelesaikan tugas tepat waktu dan menghadapi tantangan dengan baik. Akan tetapi, saat ini banyak remaja awal yang terbiasa menunda pekerjaannya terutama yang berkaitan dengan sekolah atau bisa disebut dengan prokrastinasi akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara motivasi belajar dengan prokrastinasi akademik pada remaja awal. Sampel pada penelitian ini dipilih menggunakan teknik quota sampling, dengan jumlah responden sebanyak 58 remaja awal aktif SMP Atmaja Wacana dari kelas 7-9. Metode pengumpulan data menggunakan Skala Motivated Strategies for Learning Questionnaire untuk mengukur motivasi belajar dan Skala Pure Procrastination Scale untuk mengukur prokrastinasi akademik. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji korelasi dari Pearson Product Moment. Berdasarkan hasil analisis data, didapatkan nilai koefisien antara prokrastinasi akademik dan motivasi belajar adalah 0,087 dengan nilai signifikansi = 0,514 (p > 0,05) yang berarti keduanya tidak memiliki hubungan yang signifikan. Maka dari itu, motivasi belajar tidak secara signifikan berhubungan dengan prokrastinasi akademik.
Copyrights © 2025