Social skills are skills that are highly needed by individuals. These skills can be developed through formal education such as Madrasah Ibtidaiya (MI). Teachers play a very important role in designing learning to support the development of students' social skills. This study aims to analyze the role of teachers in social-based learning processes. The method used by the researcher is qualitative with a case study approach. The research was conducted at MI Darul Hikmah Bantarsoka. The researcher collected data through observation, interviews, and documentation. The data analysis technique used by the researcher is the Miles and Huberman model: data reduction, presentation, and drawing conclusions. The results of this study indicate that teachers in social-based learning have two roles. The first role is as a provider of verbal instructions, and the second is as a role model for students. ABSTRAK Keterampilan sosial merupakan keterampilan yang sangat dibutuhkan seseorang. Keterampilan tersebut dapat ditumbuhkan melalui pendidikan formal seperti Madrasah Ibtidaiya (MI). Guru memiliki peranan yang sangat penting dalam mendesain pembelajaran untuk mendukung pengembangan keterampilan sosial siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru dalam proses pembelajaran berbasis sosial. Metode yang peneliti gunakan yaitu kualitatif dengan jenis studi kasus. Penelitian dilakukan di MI Darul Hikmah Bantarsoka. Peneliti mengumpulkan data dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang peneliti gunakan yaitu model Miles dan Huberman: reduksi data, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa guru dalam pembelajaran berbasis sosial memiliki dua peran. Peran pertama yaitu sebagai pemberi instruksi verbal, kedua yaitu sebagai role model bagi siswa.
Copyrights © 2025