Perilaku membolos merupakan bentuk pelanggaran tata tertib sekolah yang berdampak buruk pada proses belajar, hasil akademik, serta pembentukan karakter siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara konformitas teman sebaya dengan perilaku membolos pada siswa SMPN 4 Lubuk Alung. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan sampel sebanyak 203 siswa kelas VII dan XI yang dipilih melalui teknik stratified ramdom sampling, serta data dianalisis menggunakan uji Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif signifikan antara konformitas teman sebaya dengan perilaku membolos pada kategori rendah (? = 0,369; p < 0,000), yang berarti semakin tinggi tingkat konformitas siswa terhadap teman sebaya, semakin besar kecenderungan mereka untuk membolos. Temuan ini mengimplikasikan pentingnya peran sekolah dan guru bimbingan konseling dalam mengarahkan pengaruh teman sebaya ke arah positif melalui kegiatan kelompok, pembinaan karakter, serta penguatan solidaritas yang sehat, guna membentuk konformitas teman sebaya positif yang dapat meminimalkan perilaku membolos.
Copyrights © 2025