Kurikulum Merdeka merupakan inovasi dalam sistem pendidikan Indonesia yang menekankan pembelajaran fleksibel dan berpusat pada peserta didik. Penelitian ini secara khusus meninjau implementasi Kurikulum Merdeka pada Sekolah Luar Biasa (SLB), konteks yang masih jarang dieksplorasi dalam literatur nasional dibandingkan satuan pendidikan reguler. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan literatur kualitatif dengan menganalisis artikel dari basis data Google Scholar, DOAJ, dan Garuda dalam rentang tahun 2021–2024. Dari 48 artikel awal, sebanyak 15 artikel memenuhi kriteria inklusi (relevansi terhadap Kurikulum Merdeka dan konteks pendidikan khusus) dan eksklusi (duplikasi dan studi nonempiris). Hasil sintesis tematik menunjukkan tantangan utama berupa keterbatasan fasilitas, rendahnya kompetensi guru, minimnya pelatihan adaptif, serta kurangnya kolaborasi keluarga. Sementara itu, peluang mencakup peningkatan profesionalisme guru melalui pelatihan berkelanjutan, pemanfaatan teknologi pembelajaran adaptif, dan dukungan kolaboratif antar pemangku kepentingan. Implikasi praktis penelitian ini menegaskan perlunya peran aktif kepala sekolah dalam manajemen implementasi dan guru dalam inovasi pembelajaran diferensiatif agar Kurikulum Merdeka di SLB dapat berjalan efektif serta mendukung pendidikan inklusif.
Copyrights © 2025