Daun kelor merupakan bahan yang mudah didapat dan dapat dikembangkan dalam usaha pangan berkualitas untuk pencegahan anemia ibu hamil. Data dari BPS tahun 2021, menyebutkan bahwa, usaha di Indonesia saat ini didominasi oleh kegiatan perdagangan besar dan eceran (37,72 %) yang berupa Industri, sedangkan usaha yang bersifat pengolahan hanya (16,28 %). Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan wirausaha produk kelor pada alumni Poltekkes Kemenkes Aceh. Pengabmas ini menggunakan pendekatan Proses Keperawatan komunitas meliputi: 1) Pengkajian dengan melakukan pengumpulan data jumlah peserta dari Ka Prodi, 2) Membuat perencanaan dan koordinasi dengan narasumber 3) Melakukan pretest pembekalan materi dan praktik ke UMKM, 4) melakukan posttest, 5) pengolahan dan analisis data dan 6) melakukan evaluasi. Pengabmas dilakukan tanggal 1 – 2 Agustus 2024 di Poltekkes Kemenkes Aceh dan UMKM Aroma Food. Jumlah peserta 20 orang dari 5 Jurusan di Poltekkes kemenkes Aceh. Analisis data menggunakan komputer dan data disajikan dalam bentuk tabel dan dilakukan penjelasan narasi atau deskriptif. Hasil nilai pretest didapatkan nilai dominan pada katagori baik sebanyak 13 orang (65 %) dan pada meningkat nilai posttest yaitu18 orang (90 %) pada katagori baik. Sisanya pada katagori nilai cukup. Kegiatan pengabdian bermanfaat untuk peningkatan pengetahuan dan keterampilan alumni tentang usaha dan tehnis pemasaran produk olahan daun kelor. Diharapkan setelah pengabmas ini adanya kader wirausaha dari alumni Poltekkes Kemenkes Aceh dalam bentuk UMKM makanan siap saji untuk pencegahan anemia ibu hamil dari bahan kelor yang dipasarkan secara online.
Copyrights © 2025