Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan model pembelajaran matematika adaptif berbasis deep learning melalui platform ZenCore terhadap hasil belajar dan persepsi siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuasi-eksperimen dengan desain one group pretest-posttest, melibatkan 62 siswa sebagai sampel. Data dikumpulkan melalui test hasil belajar dan angket persepsi siswa terhadap pembelajaran adaptif. Uji normalitas dilakukan menggunakan Kolmogorov-Smirnov dan Shapiro-Wilk, sedangkan perbedaan hasil belajar dianalisis menggunakan uji Paired Sample t-Test, dan data angket dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai p = 0.228 (> 0.05), yang berarti tidak terdapat perbedaan signifikan anatara hasil belajar sebelum dan sesudah penerapan pembelajaran adaptif, meskipun terdapat peningkatan rata-rata sebesar 2.774 poin. Sementara itu, hasil angket menunjukkan nilai rata-rata 36.15 dari 50 atau 72.3%, termasuk dalam kategori “Baik”. Hal ini menunjukkan bahwa siswa memiliki persepsi positif terhadap model pembelajaran adaptif, terutama dalam hal kesesuaian dengan kemampuan individu dan fleksibilitas belajar. Secara keseluruhan, model pembelajaran adaptif berbasis deep learning melalui ZenCore lebih efektif dalam meningkatkan aspek personalized learning dibandingkan peningkatan hasil belajar kognitif secara langsung. Temuan ini menunjukkan potensi penerapan teknologi kecerdasan buatan sebagai sarana pembelajaran yang lebih personal, adaptif, dan interaktif dalam konteks Pendidikan matematika modern.
Copyrights © 2025