Sistem evaluasi yang baik dan aman diperlukan untuk digitalisasi pendidikan, terutama untuk ujian yang dilakukan secara online di sekolah menengah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa baik aplikasi Exam Browser mendukung ujian sumatif ganjil dan genap di SMA Negeri 1 Sangatta Utara. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan mengumpulkan data melalui observasi, kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Selain itu, data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Exam Browser dapat meningkatkan integritas ujian dengan membatasi akses perangkat, memberikan kemampuan reshuffle soal, dan memungkinkan guru untuk mempercepat proses koreksi dan rekap nilai. Karena aplikasi ini mendorong kemandirian belajar dan mengurangi praktik kecurangan, respons guru dan siswa biasanya positif. Namun, masih ada kendala teknis, terutama terkait dengan keterbatasan perangkat siswa dan masalah jaringan, tetapi masalah ini diatasi dengan bantuan tim IT sekolah dan fasilitas komputer siswa. Meskipun demikian, Exam Browser masih berfungsi dengan baik sebagai sarana evaluasi ujian online, dan perlu terus mengoptimalkan fiturnya untuk mengikuti perkembangan teknologi dan memenuhi kebutuhan siswa
Copyrights © 2025