Perkembangan teknologi informasi telah membawa kemudahan dalam pengelolaan data publik, namun juga menimbulkan tantangan etika yang semakin kompleks. Kasus kebocoran data BPJS Kesehatan menjadi bukti bahwa pengelolaan sistem informasi masih menghadapi persoalan serius dalam hal tanggung jawab profesional dan keamanan data. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk pelanggaran etika profesi di bidang teknologi informasi yang terjadi pada kasus tersebut serta menilai dampaknya terhadap kepercayaan masyarakat. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus melalui analisis dokumen, literatur ilmiah, dan laporan lembaga resmi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelanggaran etika disebabkan oleh lemahnya pengawasan, kurangnya kesadaran etis, serta belum optimalnya penerapan kebijakan perlindungan data pribadi. Dampak yang ditimbulkan meliputi menurunnya kepercayaan publik dan reputasi lembaga pengelola data. Penelitian ini menegaskan pentingnya penerapan nilai-nilai etika seperti integritas, tanggung jawab, dan kerahasiaan dalam praktik profesional teknologi informasi guna menciptakan tata kelola data yang aman dan terpercaya.
Copyrights © 2025