Penelitian ini mengkaji pengaruh penambahan pecahan tempurung kelapa sebagai bahan tambah terhadap agregat kasar pada kuat tekan beton mutu rencana K-175 (≈14 MPa). Perencanaan campuran mengacu pada SNI 03-2834-2000 dengan benda uji kubus 15×15×15 cm, tiga variasi campuran: 0% (normal), 2%, dan 4% (terhadap berat agregat kasar), masing-masing diuji pada umur 7 dan 14 hari (total 18 benda uji). Nilai slump seluruh variasi berada dalam rentang standar 6 – 18 cm (normal 7,5 cm; 2% 9,5 cm; 4% 10 cm). Hasil uji menunjukkan peningkatan kuat tekan dibanding beton normal: pada umur 7 hari berturut-turut 13,0 MPa (0%), 14,2 MPa (2%), dan 15,6 MPa (4%); pada umur 14 hari 13,6 MPa (0%), 15,0 MPa (2%), dan 16,7 MPa (4%). Dengan demikian, penambahan pecahan tempurung kelapa hingga 4% efektif meningkatkan kuat tekan beton tanpa mengganggu kelecakan, dan dapat dipertimbangkan sebagai alternatif pemanfaatan limbah yang bernilai tambah pada material beton
Copyrights © 2025