Perguruan tinggi memiliki tanggung jawab dalam melaksanakan Tri Dharma, salah satunya melalui pengabdian kepada masyarakat yang diwujudkan dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran dosen pendamping dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan KKN mahasiswa Universitas Kadiri di Desa Ngasem, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif, dengan melibatkan mahasiswa, dosen pendamping, perangkat desa, dan masyarakat dalam perencanaan hingga evaluasi program.Hasil kegiatan menunjukkan kontribusi nyata di empat bidang, yaitu: (1) pendidikan, berupa pendampingan belajar di sekolah dan posko mahasiswa; (2) kesehatan, melalui penyuluhan remaja, screening kesehatan, posyandu, serta senam bersama; (3) lingkungan, melalui gotong royong, pembuatan bak sampah terpilah, serta pelatihan komposter ember; dan (4) sosial masyarakat, melalui keterlibatan dalam peringatan Hari Besar Nasional serta pembuatan plang nama jalan. Peran dosen pendamping berfungsi sebagai fasilitator, motivator, dan mediator, sehingga kegiatan mahasiswa lebih terarah, relevan dengan kebutuhan masyarakat, dan berkelanjutan.Kesimpulannya, pendampingan dosen dalam program KKN tidak hanya memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Ngasem, tetapi juga menjadi media pembelajaran yang bermakna bagi mahasiswa dalam mengembangkan keterampilan sosial, kepemimpinan, dan tanggung jawab sosial.
Copyrights © 2025