Kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian penting dari kesehatan secara keseluruhan dan berperan dalam meningkatkan kualitas hidup, terutama pada remaja yang sedang mengalami masa pertumbuhan pesat. Namun, motivasi remaja dalam menjaga kebersihan gigi dan mulut sering kali masih rendah, sehingga berpotensi menimbulkan berbagai masalah kesehatan oral. Penelitian ini bertujuan untuk menilai hubungan antara tingkat motivasi remaja dengan perilaku pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut pada siswa kelas VII MTsN 8 Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sebanyak 56 siswa dijadikan sampel penelitian dengan teknik proportional random sampling. Data diperoleh melalui kuesioner yang mengukur tingkat motivasi serta praktik pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 30 siswa (53,6%) memiliki motivasi rendah, sementara 29 siswa (51,8%) menunjukkan perilaku pemeliharaan gigi dan mulut yang kurang baik. Berdasarkan hasil analisis chi-square diperoleh nilai p = 0,003, yang menunjukkan adanya hubungan signifikan antara motivasi dengan perilaku pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa motivasi remaja memiliki pengaruh signifikan terhadap perilaku dalam menjaga kebersihan gigi dan mulut. Upaya peningkatan motivasi melalui pendidikan kesehatan di sekolah, peran aktif orang tua, serta dukungan tenaga kesehatan sangat diperlukan untuk menumbuhkan kebiasaan hidup bersih dan sehat sejak dini.
Copyrights © 0000