Rumah sakit sebagai institusi yang melakukan upaya rujukan harus mampu mengelola BBLR termasuk didalamnya PMK (Perawatan Metode kanguru). PMK tidak memerlukan fasilitas khusus yang sederhana dapat membuat ibu lebih nyaman tinggal di RS. PMK tidak memerlukan tambahan tenaga yang melebihi dari perawatan dengan menggunakan metode konvensional. Dalam pengelolaannya perawatan metode kanguru bisa sangat bervariasi di masing-masing RS. Faktor sumber daya yang memadai, baik sumber daya manusia maupun sumber daya finansial. Tujuan penelitian ini adalah melihat analisis sumber daya dalam implementasi program Perawatan Metode Kanguru (PMK) pada bayi BBLR di Rumah Sakit Mardi Rahayu Kudus. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan wawancara mendalam dan observasi langsung dengan Informan utama dan informan triangulasi. Analisis yang digunakan dengan analisis tematik. Implementasi PMK menunjukkan hasil yang kurang optimal, hal ini dilatar belakangi karena sumber daya yang diperlukan khususnya SDM terlatih yang mempunyai pengetahuan dan keterampilan tentang PMK belum banyak. Kurangnya kompetensi ini juga yang berakibat pada kurang maksimalnya SOP yang telah disusun sehingga harus disesuaikan dan direvisi kembali. Dari ketersediaan sumber daya diketahui bahwa SDM yang ada belum banyak yang mengikuti pelatihan, jumlah SDM belum mencukupi dengan banyaknya job yang ada, dana yang diperlukan tidak selalu ada dalam pelaksanaan program karena tergantung prioritas program lainnya, sarana prasarana penunjang pelaksanaan PMK belum semua ada terutama ruang khusus untuk PMK walaupun ada beberapa ruangan perwatan yang berdekatan. Hal ini mengakibatkan kurang optimalnya kualitas pelayanan PMK yang diberikan.
Copyrights © 2019