Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh tipe personalitas diri perfeksionis dan loyalitas merek pada konsumen Gen Z terhadap minat membeli kembali minuman ringan. Obyek penelitian adalah mahasiswa yang pernah membeli produk minuman ringan yang berusia 18 – 23 tahun. Jumlah sampel penelitian sebanyak 240 responden. Metodologi penelitian menggunakan analisis jalur Structural Equation Modeling (SEM). Research gap penelitian ini adalah tidak konsistensi pada gaya pembelian perfeksionis dan sikap loyalitas konsumen terhadap pembelian berulang, sehingga perlu faktor mediasi preferensi belanja dan media yang digunakan untuk mendapatkan informasi produk. Hasil penelitian mendukung hipotesis 2 yang menyatakan terdapat pengaruh tipe personalitas loyalitas merek terhadap pembelian kembali minuman ringan. Dukungan hasil penelitian juga diperoleh pada hipotesis 4, yang menyatakan media sosial memediasi pencarian referensi konsumen dalam pengambilan keputusan pembelian ulang. Hipotesis 6 didukung, bahwa preferensi produk yang sesuai dengan kesukaan konsumen memediasi pengaruh konsumen tipe loyalitas merek untuk membeli kembali produk minuman ringan. Penelitian ini tidak mendukung hipotesis 1, hipotesis 3 dan hipotesis 5, yang menyatakan konsumen Gen Z dengan tipe personalitas perfeksionis tidak terbukti secara empiris berpengaruh terhada keputusan pembelian kembali produk minuman ringan. Konsumen dengan tipe perfeksionis cenderung tidak mengulang kembali keputusan pembelian dengan intoleransi terhadap ketidaksempurnaan produk yang pernah dibeli sebelumnya.
Copyrights © 2024