Tingginya intensi turnover pada karyawan generasi milenial menjadi ancaman bagi generasi ini dalam menghadapi persaingan kerja di era bonus demografi. Stabilitas perusahaan juga akan terganggu sehingga penting untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang dapat menghambat intensi turnover baik dari sisi individu maupun pihak perusahaan. Penelitian ini menggunakan kajian literatur terhadap 10 artikel yang dianggap relevan oleh penulis terkait dengan turnover pada karyawan generasi milenial. Hasil dari kajian literatur ini menunjukkan bahwa komitmen organisasi, kepuasan kerja, dan worklife balance sebagai faktor-faktor yang mengurangi intensi turnover pada karyawan generasi milenial secara internal. Sedangkan keterikatan kerja, keterlibatan kerja, serta beban kerja merupakan faktor-faktor yang mengurangi intensi turnover pada karyawan generasi milenial segi eksternal.
Copyrights © 2025