Penelitian ini menilai penerapan prinsip Syariah dalam pengelolaan unit usaha laundry MAISYA di Pondok Pesantren Imam Syafi’i Putri Brebes, sekaligus mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat utama, serta mengusulkan strategi pengembangan yang tepat. Kami menerapkan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara mendalam, dan analisis dokumen. Hasilnya menunjukkan bahwa kontrak ijarah diterapkan dengan harga yang transparan, meskipun masih dihadapkan pada tantangan seperti keterbatasan sumber daya manusia, ketergantungan pada cuaca, dan pengelolaan limbah yang belum optimal. Secara finansial, unit usaha ini mencatat margin laba sebesar 23,1% dan tingkat pemanfaatan layanan mencapai 75%. Strategi yang direkomendasikan meliputi peningkatan kemampuan sumber daya manusia, investasi pada teknologi pengeringan dan pengolahan limbah yang lebih maju, serta pengenalan layanan premium. Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan wawasan praktis untuk membangun model bisnis laundry yang berkelanjutan dan sesuai Syariah di lembaga pendidikan Islam, sejalan dengan prinsip maqashid al-shariah.
Copyrights © 2025