Sistem tanam jajar legowo adalah pola bertanam berselang-seling antara dua atau lebih baris tanaman padi dan satu baris kosong. Baris tanaman (dua atau lebih) dan baris kosongnya (setengah lebar di kanan dan di kirinya) disebut satu unit legowo. Keuntungan penerapan sistem tanam jajar legowo meliputi hasil panen lebih tinggi dibanding sistem tegel melalui peningkatan populasi tanaman, efisiensi pemupukan, pertumbuhan padi lebih merata, mempermudah pemeliharaan, menekan serangan hama (terutama tikus) dan penyakit. Permasalahan yang dihadapi oleh petani tanaman padi di Desa Punggur Kecil Kecamatan Sungai Kakap yaitu minimnya pengetahuan dan keterampilan penerapan sistem tanam padi jajar legowo dan SRI. Teknologi yang diperkenalkan dan diinovasikan ini tidaklah rumit sehingga masyarakat petani tersebut diharapkan dapat menerima inovasi baru dan mengaplikasikannya. Kegiatan PKM bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan penerapan sistem tanam jajar legowo dan SRI. Metode pelaksanaan PKM dilakukan untuk mengatasi permasalahan petani adalah metode ceramah dan diskusi, peragaan dan pelatihan serta pendampingan atau bimbingan dan evaluasi dari kegiatan. Hasil PKM menunjukkan bahwa peserta baru mengetahui sistem tanam jajar legowo dan SRI, Desa Punggur Kecil sangat berpotensi dalam pengembangan sistem tanam jajar legowo dan SRI dikarenakan sebagian besar mata pencarian masyarakat adalah petani padi serta masyarakat antusiasme terhadap inovasi teknologi penerapan sistem tanam jajar legowo, SRI, cara pembuatan pupuk dan sistem pembukuan usaha tani.
Copyrights © 2025