Kecenderungan masyarakat mengkonsumsi makanan manis yang dapat menimbulkan penyakit degeneratif, salah satunya diabetes melitus. Pemeriksaan kadar gula darah menjadi penanda seseorang menderita diabetes. Tujuan memberi edukasi tentang makanan manis yang dapat meningkatkan kadar gula darah. Metode, menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei deskriptif untuk mengumpulkan data mengenai konsumsi makanan manis. Dalam mengedukasi siswa dengan memberikan paparan pengertian kadar gula darah, diabetes, makanan manis, serta jenis-jenis makanan manis, serta penyebab makanan manis, dan pengganti makanan manis. Semua paparan dikemas dalam fitur PowerPoint , dan selesai paparan siswa diberi kuesioner untuk mengetahui pemahaman siswa dalam penerimaan dari edukasi. Hasil, responden paham mengkonsumsi makanan manis manis dapat menyebabkan penyakit sebesar 87,8 %, dan sebesar 90,3 % responden paham makan tinggi serat lebih sehat. Kesimpulan, hasil edukasi kepada siswa yang menunjukkan siswa dapat memahamin akibat dari konsumsi makanan manis yang dapat menimbulkan penyakit, dan makanan serat tinggi sebagai pengganti makanan manis dapat menyehatkan. Kesimpulan, pemahaman siswa MI desa Sukorejo akan dampak konsumsi makanan manis dapat meninkatkan kadar gula darah hingga menimbulkan penyakit diabetes, pemilihan makanan manis lebih diutamakan dengan cara mengurangi makanan seperti coklat, permen dan cake, peningkatan pengetahuan siswa MI tentang makan yang bergizi, dan kaya akan serat tinggi dapat mengurangi kadar gula darah tinggi.
Copyrights © 2025