Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak implementasi blended learning dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMA Muhammadiyah Purwodadi. Blended learning menggabungkan pembelajaran tatap muka dan daring, yang memungkinkan siswa mengakses materi pelajaran secara fleksibel dan interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa blended learning memiliki dampak positif yang signifikan terhadap kualitas dan motivasi belajar siswa. Siswa dapat mengulang materi yang sulit dipahami dan belajar sesuai dengan kecepatan masing-masing, yang meningkatkan pemahaman mereka terhadap konsep-konsep yang diajarkan. Selain itu, metode ini juga meningkatkan motivasi belajar siswa melalui variasi metode pembelajaran yang lebih menarik dan menyenangkan. Namun, implementasi blended learning juga menghadapi beberapa tantangan, seperti ketidakmerataan akses teknologi dan kesiapan guru dalam mengadopsi teknologi. Kesimpulannya, dengan dukungan yang tepat dari pihak sekolah dan pengembangan berkelanjutan, blended learning dapat menjadi solusi berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.
Copyrights © 2024