Pendidikan di abad 21 menuntut peserta didik untuk berpikir tingkat tinggi, keterampilan dalam menggunakan informasi, media maupun teknologi dalam pembelajaran. Pada saat melakukan penelitian di sekolah guru menyampaikan pembelajaran ipas materi rantai makanan kelas v di SDN Keras 1 guru hanya menggunakan metode ceramah dan bahan ajar berupa lembar kerja siswa tanpa didukung penggunaan media elektronik. Media yang digunakan guru kurang menarik sehingga pesan yang disampaikan kurang maksimal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kelayakan, kepraktisan dan keefektifan Media E-Modul Interaktif Berbasis Google Sites. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan (Research and Development) dengan model pengembangan ADDIE yaitu Analysis (analisis), Design (desain), Development (pengembangan), Implementation (implementasi), dan Evaluation (evaluasi). Instrument penelitian meliputi angket validasi kelayakan meliputi ahli media, ahli materi, dan ahli bahasa, sedangkan angket validasi keefektifan meliputi angket guru dan siswa. Analisis data pada tahap penelitian pengembangan ini meliputi teknik analisis data kualitataif dan kuantitatif. Subjek penelitian ini yaitu guru dan siswa kelas V SDN Keras 1 Kab Jombang. Produk E-Modul IPAS melalui uji kelayakan Media 91%, Materi 92% dan Bahasa 95%. Uji kepraktisan guru 94%, uji lapangan terbatas kelompok kecil 93,8% dan kelompok besar 95%. Hasil Uji keefektifan mendapatkan 73,1% kategori “Efektif”. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa E-Modul Google Sites Berbasis PBL Materi Rantai Makanan Pada Mata Pelajaran IPAS Untuk Sisswa Kelas v sangat layak untuk di terapkan diharapkan dapat meningkatkan motivasi siswa dalam belajar, sehingga dapat meningkatkan hasil belajar siswa
Copyrights © 2024