Penelitian ini menganalisis bahan aktif antimikroba dalam ekstrak daun sirih hijau (Piper betle L.) untuk pengembangan body lotion. Ekstrak diperoleh melalui metode maserasi dan diuji secara fitokimia, menunjukkan kandungan flavonoid dan tanin yang berpotensi sebagai antimikroba. Body lotion diformulasikan dengan empat variasi konsentrasi ekstrak 0% (F0), 10% (F1), 15% (F2), dan 20% (F3). Hasil pengujian viskositas menunjukkan penurunan kekentalan seiring peningkatan konsentrasi ekstrak: F0 = 13.674 cP, F1 = 8.104 cP, F2 = 4.829 cP, dan F3 = 3.278 cP, namun semua formulasi tetap memenuhi standar SNI 16-4399 1996. Uji organoleptis menunjukkan perubahan warna menjadi hijau muda, aroma yang dapat diterima, serta tekstur halus. Nilai pH berkisar antara 5,6-6,1, aman untuk berbagai jenis kulit. Uji homogenitas menunjukkan distribusi komponen yang merata. Ekstrak daun sirih hijau memiliki potensi tinggi sebagai bahan aktif alami dalam body lotion antimikroba, dengan konsentrasi optimal antara 10% hingga 15% untuk keseimbangan kekentalan dan kenyamanan penggunaan.
Copyrights © 2025