Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan faktor-faktor utama yang menyebabkan homeless serta sikap dan upaya dari pemerintah di kedua negara tersebut. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan tinjauan pustaka, analisis data sekunder, pengumpulan data dari media digital, dan observasi lapangan melalui wawancara dengan individu homeless di Indonesia. Temuan utama penelitian ini menunjukkan bahwa penyebab homeless di Jepang tidak hanya terbatas pada faktor ekonomi, tetapi juga melibatkan faktor-faktor sosial budaya, seperti masalah hubungan interpersonal dengan keluarga atau kolega di kantor dan jarak antara tempat tinggal dengan tempat kerja. Di sisi lain, homeless di Indonesia cenderung berkaitan dengan masalah ekonomi saja. Sikap dan upaya pemerintah di kedua negara tersebut berbeda. Pemerintah Jepang menjalankan undang-undang pensejahteraan homeless dengan baik, sedangkan pemerintah Indonesia masih belum menjalankan undang-undang terkait homeless secara menyeluruh.
Copyrights © 2024