Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara empiris variabel independen yaitu kepemilikan manajerial, dewan komisaris independen, kepemilikan institusional, komite audit, dan kepemilikan publik baik secara parsial ataupun simultan terhadap variabel dependen nilai perusahaan. Untuk periode penelitian 2019–2023, analisis dilakukan pada 24 perusahaan manufaktur di subsektor food and beverage yang tercatat di Bursa Efek Indonesia. Pengujian hipotesis yang ditetapkan merupakan analisis data kuantitatif. Analisis regresi linier berganda digunakan untuk menguji hipotesis penelitian. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kepemilikan institusional, dewan komisaris independen, dan kepemilikan manajerial semuanya memiliki dampak signifikan terhadap nilai perusahaan, tetapi komite audit dan kepemilikan publik tidak signifikan. Hal ini karena kepemilikan publik tidak secara langsung memengaruhi nilai perusahaan dan banyaknya komite audit tidak memastikan kinerja perusahaan yang baik. Sementara itu, kepemilikan manajerial, dewan komisaris independen, kepemilikan institusional, komite audit, dan kepemilikan publik secara simultan mempunyai pengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Good corporate governance dapat menjadi sinyal positif bagi investor jika tata kelola perusahaan berjalan dengan baik. Dengan menyediakan informasi keuangan sesuai dengan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik, hal itu dapat meningkatkan kepercayaan investor dalam menginvestasikan sahamnya, yang akan menghasilkan peningkatan signifikan terhadap nilai perusahaan.
Copyrights © 2025