Ilmu pengetahuan berkembang seiring dengan kemajuan epistemologi, yaitu kajian tentang sumber, metode, dan validitas pengetahuan. Tidak terkecuali pada studi keIslaman. Studi ini berangkat dari pemahaman bahwa setiap tindakan, termasuk proses epistemologis, memerlukan prasyarat tertentu agar tujuan dapat tercapai secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan prasyarat epistemologi studi Islam. Penlitian ini berjenis kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan. Data primer berasal dari buku Epistemologi Studi Islam karya Mujamil Qamar (2024), sedangkan data sekunder berupa buku-buku, jurnal, serta referensi-referensi yang relevan pada studi ini. eknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumen dan pencarian literatur sistematis, dilanjutkan dengan seleksi literatur berdasarkan relevansi. Analisis data menggunakan analisis isi untuk mengidentifikasi tema, mengkategorikan konsep, dan mensintesis pemikiran secara argumentatif dan logis. Hasil penelitian ini adalah dalam epistemologi studi Islam, terdapat prasyarat yang meliputi orientasi teologi, landasan etika, dan keberadaan perangkat utama berupa indera, rasio, dan hati. Orientasi teologi menekankan kepercayaan transendental terhadap pertolongan Allah dalam usaha ilmiah. Landasan etika memastikan bahwa pengetahuan yang diperoleh membawa manfaat moral dan sosial. Sementara itu, penggunaan indera, rasio, dan hati berperan dalam memperoleh dan memverifikasi kebenaran pengetahuan. Kata Kunci:Epistemologi; studi Islam; keIslaman; filsafat ilmu.
Copyrights © 2025