Abtrak: Latar Belakang. ASI Eksklusif merujuk pada pemberian ASI kepada bayi selama enam bulan pertama kehidupan tanpa tambahan makanan atau minuman lain. Keberhasilan pemberian ASI eksklusif membutuhkan dukungan dan pemantauan dari berbagai pihak, termasuk keluarga, terutama ayah, pemerintah, tenaga medis, serta kader posyandu yang ada di masyarakat. Tujuan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan merencanakan strategi bersama, berbagi pengalaman dan tantangan yang dihadapi, serta mencari solusi untuk memastikan kelancaran pemberian ASI. Metode. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang akan dilaksanakan berupa edukasi kepada PUS melalui kegiatan penyuluhan. Sasaran dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah PUS yang memiliki bayi usia 3-5 bulan. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat dilakukan dengan pemberian pre test berupa kuesioner terlebih dahulu selanjutnya penyuluhan kemudian baru melakukan pendampingan akan praktek dari penyuluhan tersebut dan yang terakhir dilakukan post test berupa games monopoli pada semua peserta. Hasil. Hasil pengabdian kepada masyarakat sebelum diberikan edukasi pengetahuan PUS kurang 60%, sedangkan setelah edukasi mempunyai pengetahuan baik 80%. Kesimpulan. Kegiatan pengabdian masyarakat dapat berdiskusi dan merencanakan strategi bersama, berbagi pengalaman dan tantangan yang dihadapi, serta dapat mencari solusi untuk memastikan kelancaran pemberian ASI, serta menambah pengetahuan dan wawasan kepada masyarakat khususnya PUS. Sehingga dapat meningkatkan keberhasilan dalam program ASI eksklusif
Copyrights © 2025