Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) sebagai alat ukur mutu pendidikan yang menggantikan Ujian Nasional. Keberhasilan penyelenggaraan ANBK sangat bergantung pada kesiapan teknis dan non-teknis satuan pendidikan, di mana peran unit pembina seperti Seksi Pendidikan Madrasah (Seksi Pendma) Kementerian Agama Kota Surabaya menjadi krusial. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis secara mendalam peran Seksi Pendma Kementerian Agama Kota Surabaya dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) persiapan ANBK di madrasah se-Kota Surabaya. Asesmen diadakan sebagai suatu upaya untuk memperoleh informasi spesifik tentang sesuatu yang mana dalam hal ini mutu pendidikan. Dalam melakukan asesmen terdapat penilaian untuk menilai asesmen sesuai dengan instrumen yang ditetapkan. Penilaian bagian dari evaluasi membutuhkan proses monitoring dan evaluasi (monev) yang saling berkaitan. Artikel ini akan mengulas pertanyaan terkait dengan: 1) Apa yang dimaksud kegiatan monitoring dan evaluasi?; 2) Bagaimana kegiatan monitoring dan evaluasi dilakukan?; 3) Kendala apa saja yang muncul?; 4) Mengapa Seksi Pendidikan Madrasah mengadakan kegiatan monitoring dan evaluasi?. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif studi kasus dan teknik yang digunakan purposive sampling. Adapun pengumpulan data melalui observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa monitoring dan evaluasi penting dilakukan untuk melihat apakah kegiatan berjalan sejalan dengan rencana, mengatasi kendala yang ada sekaligus menilai kinerja secara berkala hingga sasaran tercapai secara efektif dan efisien.
Copyrights © 2025