Meningkatnya volume sampah oleh pertumbuhan populasi yang terus meningkat maka pengelolaan sampah berbasis masyarakat menjadi sangat penting dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji bagaimana pengelolaan sampah berbasis masyarakat demi mencapai tujuan 11 pada SDGs tahun 20230 di Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode triangulasi data, pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan petugas pengelola sampah, dinas lingkungan hidup, dan masyarakat serta studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan pengelolaan sampah berbasis masyarakt yang dimulai dengan pengurangan sampah meliputi pembatasan, penggunaan kembali, dan pendauran ulang. Penanganan sampah meliputi pemilahan, pengumpulan, pengangkutan, pengolahan, dan pemrosesan akhir.bahwa kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah yang baik tergolong sangat diperhatikan mengingat besarnya dampak yang mungkin ditimbulkan adanya layanan angkut sampah dari rumah ke rumah, masyarakat juga terlibat dalam pemilahan sampah yang juga meberikan keutungan ekonomi. Upaya kolaborasi dan pathership dalam pengelolaan sampah berupaya memanfaatkan sampah organik dan anorganik melalui daur ulang dan pengolahan yang tepat. Pengelolaan sampah berbasis masyarakat merupakan investasi sosial dalam pengelolaan lingkungan yang dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi keberlanjutan ekosistem. Penelitian ini menekankan perlunya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta untuk menciptakan sistem pengelolaan sampah yang adil dan berkelanjutan, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat untuk mencapa tujuan SDGs 11 khususnya pada target 11.6 yaitu mengurangi dampak lingkungan perkotaan per kapita yang merugikan, termasuk dengan memberi perhatian khusus pada kualitas udara, termasuk penanganan sampah kota.
Copyrights © 2024