Jurnal Ketahanan Nasional
Vol 9, No 1 (2004)

Reformasi Akuntansi Keuangan Dan Anggaran Daerah Sebagai Dua Pilar Utama Manajemen Keuangan Dalam Mememlihara Ketahanan Pemerintah Daerah

Abdul Halim (Unknown)



Article Info

Publish Date
22 Apr 2016

Abstract

Persoalan yang paling dasar dalam manajemen keuangan suatu organisasi, baik itu organisasi swasta maupun orga-nisasi publik, adalah bagaimana organisasi tersebut mencari dana (uang) dan bagaimana pula mengalokasikan atau menggunakan dana tersebut. Hal ini dapat dipahami karena uang atau dana merupakan "darah" suatu organisasi. Dalam Manajemen Keuangan Daerah menurut Mardiasmo (2002a) persoalan itu secara garis besar diekspresikan dengan Mana-jemen Penerimaan (sering pula digunakan istilah Penda-patan) dan Manajemen Pengeluaran (sering pula digunakan istilah Belanja). Kedua persoalan manajemen tersebut adalah persoalan Manajemen Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Jadi, membicarakan pengelolaan keuangan daerah tidak terlepas dari pembicaraan APBD, oleh sebab itu pembahasan persoalan manajemen keuangan daerah berti-tik tolak pada pembahasan APBD, yang merupakan pro-gram kerja suatu daerah dalam bentuk angka-angka (Yunas-man, 2002 dalam Halim, 2002a).

Copyrights © 2004