Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi strategi pembelajaran kontekstual berbasis kearifan lokal melalui aktivitas berkebun singkong sebagai sarana penanaman nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila pada siswa sekolah dasar. Latar belakang kegiatan ini didasarkan pada adanya lahan kosong yang tidak dimanfaatkan di lingkungan TK Putra Harapan dan SDN 2 Kalipuro, serta rendahnya kesadaran siswa terhadap potensi sumber daya lokal. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas berkebun tidak hanya memberikan pengalaman nyata kepada siswa dalam menanam dan merawat tanaman, tetapi juga memperkuat nilai-nilai religius, gotong royong, kemandirian, kreativitas, dan berpikir kritis. Proyek ini diakhiri dengan kegiatan bazar olahan singkong yang menjadi ajang penguatan karakter produktif dan kolaboratif antara sekolah, keluarga, dan masyarakat. Temuan ini menegaskan pentingnya strategi pembelajaran yang menghubungkan konteks lokal dengan pengembangan karakter siswa secara menyeluruh.
Copyrights © 2025