Ada sementara pengamat dan birokrat pendidikan di negara kita, khususnya para pengelola perguruan tinggi negeri (PTN), yang masih merasa "pusing" atau tidak habis mengerti: mengapa begitu banyak calon mahasiswa baru yang telah dinyatakan "welcome" oleh PTN ternyata "rela" melepaskan kesempatan emasnya tersebut.      Seperti kita ketahui bersama baru-baru ini telah terjadi suatu "kejanggalan" di dalam salah satu komponen dari sistem pendidikan kita; yaitu relatif banyaknya kan didat mahasiswa baru yang telah dinyatakan diterima pada PTN tetapi tidak melaksanakan pendaftaran ulang, artinya mereka melepaskan kesempatan emasnya untuk belajar pada PTN. Pada hal kesempatan emas seperti ini sangat sulit untuk mendapatkannya.      Di IKIP Negeri Semarang dan di Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang misalnya, ratusan kandidat mahasiswa yang telah dinyatakan "lulus" UMPTN ternyata tidak melaksanakan pendaftaran ulang. Itu berarti bahwa mereka kehilangan (sengaja menghilangkan) haknya untuk menjadi warga "elite" PTN.      Peristiwa tersebut di atas ternyata juga terjadi pada PTN-PTN lain di negara kita, baik PTN di Pulau Jawa maupun di luar Pulau Jawa, meski dengan kapasitas yang bervariasi.
Copyrights © 1989