Kemampuan membaca awal yang buruk mendorong penelitian ini. Fakta bahwa masih banyak anak yang berjuang dengan keterampilan literasi dasar seperti mengetahui cara mengeja kata atau mengenali huruf-huruf individual adalah buktinya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kemampuan membaca kelas satu dipengaruhi oleh instrumen permainan labirin instruksional yang terbuat dari bahan-bahan yang dibuang. Teknik kuantitatif menggunakan metode kuasi-eksperimental digunakan dalam jenis penelitian ini. Semua tujuh puluh tujuh anak taman kanak-kanak dari Citra Al Madina Padang diikutsertakan dalam penelitian ini. Dengan menggunakan strategi pemilihan purposif, kami memilih 15 siswa dari masing-masing dua kelas: B1 dan B3. Evaluasi, observasi, dan catatan adalah alat pilihan untuk mengumpulkan informasi. Pengujian hipotesis, uji homogenitas, dan uji normalitas semuanya merupakan bagian dari proses analisis data. Setelah itu, uji-t digunakan untuk menganalisis data dalam SPSS 26.0 untuk Windows. Nilai sig (2-tailed) pada uji varians Levene adalah 0,026 < 0,05, seperti yang ditunjukkan oleh hasil perhitungan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak TK Citra Al Madina Padang mengalami peningkatan kemampuan membaca awal setelah menggunakan alat permainan labirin edukatif berbahan daur ulang.
Copyrights © 2024